8/20/19

author photo

Apa itu water softener? Water softener atau pelunak komponen air merupakan suatu metode baru untuk menurunkan konsentrasi magnesium, kalium serta ion lain yang terkategori didalam kandungan hard water.

Dalam hal semacam ini, hard ion dapat mengakibatkan berbagai macam efek yang tidak diinginkan karena itu diubah menjadi ion yang lebih lunak dengan alat pelunak komponen air ini. Proses water softener untuk melunakkan air atau softening merupakan suatu rangkaian proses untuk menyaring atau memfilter tingkat kekerasan air sehingga lebih lunak.

fungsi water softener
Lebih jelasnya informasi mengenai fungsi water softener dan cara kerjanya bisa Anda simak dalam uraian berikut ini!

Fungsi Water Softener

Bagi Anda yang sekarang ini tinggal di daerah pegunungan, tentu air yang dikonsumsi atau air yang digunakan untuk mencuci kemungkinan besar adalah air yang memiliki kandungan kapur dengan kadar yang cenderung tinggi.

Dalam hal ini air dengan kandungan kapur tersebut jauh lebih mudah untuk menjadi penyebab munculnya kerak, membuat pakaian berwarna putih menjadi lebih kusam dan bisa menyebabkan kerak di panci, peralatan dapur yang terbuat dari besi dan sebagainya. Semua itu karena air yang mengandung kapur dengan kadar yang relatif atau cenderung tinggi seperti yang kami sudah uraikan sebelumnya.

Selain kasus di rumah tangga, kasus seperti ini juga sering terjadi di industri atau perusahaan besar termasuk di industri tekstil yang perlu air murni untuk proses boiler. Karena itu agar hasilnya maksimal dalam proses boiler yang digunakan, butuh filter softener yang dijadikan sebagai alat penyerapan kapur.

Tujuannya juga digunakan untuk menghindari terjadinya dampak buruk karena air tersebut memiliki tingkat kesadahan yang cenderung tinggi tidak baik untuk dimanfaatkan. Karena itu fungsi water softener sebagai filter penyaringan air dengan kandungan kesadahan kapur sangat diperlukan baik di rumah tangga atau di industri besar.

Cara Kerja Water Softener

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan kesadahan air adalah dengan Anda menggunakan distilasi dan juga proses reverse osmosis selain pemanfaatan water softener. Akan tetapi distilasi sendiri terbilang cukup dibanderol mahal. Bahkan ada yang mengatakan harganya sangat mahal dan terlalu mahal untuk sekedar pembersihan kandungan air.

Oleh sebab itu banyak depo air minum atau perusahaan yang kini memilih alternatif lain yang harganya cenderung lebih murah yaitu water softener dengan resin kation. Akan tetapi ketika memilih untuk menggunakan water softener, ada beberapa aspek yang Anda harus tahu yaitu proses perawatan yang harus dilakukan secara rutin.

Metode yang dimanfaatkan sendiri biasanya perlu mengandalkan cara penyerapan ion dengan rumus ion Mg2+ dan Ca2+ yang terkandung didalam air. Proses yang digunakan sendiri yaitu dengan mengikat berbagai jenis ion tersebut pada suatu molekul sehingga nantinya akan menghilangkan kemampuan ion dalam pembentukan scale atau kerak juga mengganggu kinerja dari deterjen.

Nah, penghilangan kemampuan ion atau pembentukan skale tersebut dapat dicapai juga melalui metode prespitasi dan pertukaran ion. Adapun mengenai cara pengoperasian unit dari water softener yaitu sebagai berikut :

Melalui proses filtrasi

Dalam proses filtrasi melalui water softener ini air akan terfiltrasi kemudian menyaring dari bagian atas menuju ke bagian bawah melalui pertukaran ion kaion. Nah, dalam proses tersebut unit pada softener filternya bisa mengikat beberapa kadar kapur pada suatu kandungan air.

Melalui proses backwashing

Dalam proses ini terjadi proses pencucian suatu media filter. Media filter yang kotor atau tersumbat akan dicuci karena tentu media yang kotor atau tersumbat akan mengurangi aliran air yang sudah dihasilkan. Karena itu metode backwashing sangat penting dilakukan.

Proses backwashing sendiri biasanya perlu dilakukan kurang lebih selama 3 sampai dengan 6 hari sekali. Semuanya tergantung atas kualitas dari air sumber yang ada. Selain itu, jika memang kondisi pada debit air mengalami penurunan atau berkurang juga diperlukan proses backwashing ini.

Backwashing diperlukan untuk dijalankan secara terus menerus agar kondisi dan kualitas air juga semakin baik. Proses dari backwashing sendiri harus dilakukan sampai dengan air output pada buangan tampak lancar dan bersih sehingga perlu waktu tidak lebih dari 30 menit dalam melakukan proses ini.

Masuk pada proses regenerasi

Proses regenerasi ini merupakan suatu proses pengaktifan dari mesin resin kation dan media garam NaCl murni yang sudah dialirkan. Proses ini juga menjadi suatu langkah penting untuk membuat air menjadi lebih baik dan kualitasnya sempurna. Kejernihannya juga akan meningkat.

Langkahnya yaitu cukup dengan Anda menyiapkan garam dapur atau NaCl murni kurang lebih sekitar 20% kemudian Anda bisa larutkan ke dalam air dengan tabung khusus melalui proses regenerasi yang sudah dilakukan.

Melakukan proses fast rinse

Proses fast rinse ini merupakan tahapan atau proses akhir dalam cara kerja dan pemberlakuan fungsi water softener. Untuk melakukan proses ini biasanya butuh waktu kurang lebih sekitar 15 sampai dengan 30 menit sampai air buangannya lancar.

Memang waktu yang dibutuhkan cukup lama. Biasanya proses ini juga merupakan suatu proses pembilasan agar sisa – sisa garam dalam air bisa dibuang secara lebih sempurna.

Itulah berbagai macam informasi tentang fungsi water softener dan cara kerjanya yang penting Anda tahu. Jadi, selain penggunaan mesin RO juga ada akses alat lain yang dapat membersihkan air yaitu water softener.

Next article Next Post
Previous article Previous Post